oleh

Stop Peredaran Narkoba Anak Bawah Umur

SatuTinta.com, Bengkulu – Rabu (24/2/2021) kemarin, anak bawah umur di Bengkulu Selatan ditangkap, diduga melakukan penyalahgunaan narkoba.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief mendengar hal itu merasa risau karena penyalahgunaan narkoba sudah masuk ke ranah anak bawah umur.

“Ini bahaya. Pemerintah untuk serius lagi menangani para penyalahguna atau korban. Jangan sampai jumlah penyalahguna terus meningkat bahkan sampai masuk ke anak bawah umur, jika tidak ditangani,” ujar Riri Damayanti, Kamis (25/2/2021).

Dewan Penasehat DPD Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Provinsi Bengkulu ini menyampaikan, para pemuda pemudi untuk bersama-sama melawan segala bentuk penjajahan gaya baru seperti ketidakadilan global dan narkoba.

“Lawan kita bukan lagi penjajah biasa, melainkan melawan kondisi yang ada di depan mata kita, seperti narkoba, covid dan lain sebagainya,” kata Riri.

Sebelumnya, Polres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu dini hari tadi Rabu (24/2/2021) langsung menurunkan Anggota untuk melakukan kegiatan penyelidikan kepolisian terkait perederan narkoba.

Dari kegiatan ini didapatkan satu orang anak bawah umur yang diduga menyalahgunakan narkotika jenis ganja.

“Berhasil diamankan seorang laki-laki yang masih termasuk anak bawah umur yang memiliki, menyimpan dan menguasai 1 (satu) paket narkotika jenis tanaman ganja yang dibungkus dengan Kertas Undangan Warna Putih dan disimpan dalam saku kantong celana sebelah kanan” terang Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Deddy Nata, S.IK, didampingi Kasat Narkoba IPTU E.H Purba, SH, MH.

Terduga pelaku diamankan sekira pukul 01.00 WIB saat berada di Jalan Umum Manna – Kaur Manna Kabupaten Bengkulu Selatan. Untuk kepentingan penyidikan, terduga pelaku bersama barang bukti saat ini diamankan di Polres Bengkulu Selatan. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed