oleh

Dapat Tambahan Vaksin Sebanyak 5.240 Vial: Semoga Pandemi Berlalu

SatuTinta.com, Bengkulu – Provinsi Bengkulu kembali mendapat tambahan vaksin dari pemerintah pusat. Vaksin yang didapat ada sebanyak 5.240 vial, dan akan didistribusikan. Vaksin yang ada saat ini akan dihabiskan terlebih dahulu.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, H. Herwan Antoni, SKM, M.Kes mengatakan, Provinsi Bengkulu kembali mendapatkan tambahan vaksin dari pemerintah pusat. Ada 5.240 vial vaksin Sinovac tiba dan disimpan di Gudang Farmasi Dinkes Provinsi Bengkulu untuk 52.400 dosis suntikan.

“Vaksin ini akan segera kita distribusikan, namun kita habiskan dulu stok lama ya,” kata Herwan.

Sambung Herwan, untuk vaksinasi tahap pertama lalu, yang diprioritaskan bagi tenaga nakes sudah mencapai 85 persen untuk dosis pertamanya. Sementara untuk dosis keduanya mencapai 70 persen.

“Yang jelasnya vaksin yang ada kita habiskan, sebaiknya untuk kabupaten kota itu segera menyelesaikan. Tidak usah menunggu nunggu lagi, habiskan vaksin itu sesuai sasaran. Dan prioritas lansia,” paparnya.

Seterusnya, terkait dengan jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 memang sempat minim kasus konfirmasi positif Covid-19, beberapa hari lalu. Hari ini, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu ada tambahan 15 kasus baru.

Sementara, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief menuturkan, seperti oasis di tengah krisis akibat pandemi covid-19, kedatangan paket vaksin Sinovac, menyusul beragam jenis vaksin, memberikan harapan akan berakhirnya pandemi corona.

“Yang jelas kedatangan vaksin bukan berarti pandemi covid-19 berakhir karena sejauh ini masih dalam proses telaah. Tetap patuhi protokol kesehatan,” kata Riri Damayanti.

Kakak Pembina Duta Generasi Berencana (GenRe) BKKBN Provinsi Bengkulu berharap ketersediaan vaksin dapat terus berlangsung hingga waktu-waktu mendatang hingga pandemi berakhir.

“Pandemi covid-19 menyadarkan pentingnya pola hidup bersih dan sehat yang sebenarnya dalam Islam hal ini sudah diminta agar menjadi kebiasaan sehari-hari seperti wudhu, mencuci tangan di air mengalir sebelum menyentuh makanan dan lain-lain,” demikian Riri Damayanti. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed