oleh

Awasi Penyaluran Pupuk Subsidi Musim Tanam Kedua

SatuTinta.com, Jakarta – Pemerintah telah menyiapkan sembilan juta ton pupuk subsidi untuk musim tanam kedua tahun ini. Pupuk subsidi dinilai cukup untuk musim tanam kedua tahun ini.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief mengatakan, pupuk subsidi yang merupakan kebutuhan petani yang strategis yang peredarannya harus diawasi sehingga tepat sasaran.

Dewan Penasehat DPD Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Provinsi Bengkulu ini memaparkan, Komite II DPD RI tengah melakukan pengawasan mengenai berbagai langkah pengelolaan pupuk bersubsidi di daerah pemilihan masing-masing.

“Jangan ada kelangkaan pupuk. Jangan ada ekspor pupuk yang tidak terkontrol. Jangan ada petani kecil yang tidak mendapatkan pupuk bersubsidi. Segera data semua petani dan kelompok tani dalam sistem e-RDKK (elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok),” imbuh Riri Damayanti John Latief.

Sementara, Kementerian Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, jumlah sembilan juta ton pupuk subsidi ini sudah sesuai dengan porsi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), meskipun pada RDKK yang diajukan hingga 24 juta ton.

Menurutnya, pupuk subsidi diperuntukan bagi petani miskin dan hanya bisa digunakan untuk area sawah di bawah dua hektare, untuk itu kebutuhan pupuk subsidi akan dipastikan cukup.

“Pemakaian pupuk subsidi di sejumlah daerah tidak menghabiskan stok pupuk subsidi yang tersedia,” jelasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed