oleh

Senator Riri Empati untuk Pelajar yang Hilang

SatuTinta.com, Bengkulu – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief menunjukkan rasa empati atas hilangnya seorang Pelajar SMAN Kota Bengkulu, Rika Fenia Apriyani (16) yang belum ditemukan sejak dilaporkan kehilangan pada 19 Desember 2020.

“Semoga bisa lekas ditemukan dan kembali berkumpul bersama keluarga. Saya merasakan empati terhadap ibu Sandora. Yang tabah, insya Allah Allah mudahkan bisa menjumpai kembali Rika,” kata Riri Damayanti, Rabu (23/12/2020).

Kakak Pembina Duta Generasi Berencana (GenRe) BKKBN Provinsi Bengkulu ini mengimbau kepada seluruh teman sekolah dan siapapun yang mengenal Rika untuk menginformasikan kepada pihak keluarga atau kepolisian terdekat.

“Momen Hari Ibu baru saja lewat. Mari bersolidaritas terhadap ibu Sandora, kita tunjukkan bahwa beliau tidak sendirian dalam mencari buah hatinya,” ungkap Riri Damayanti.

Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu ini mengimbau kepada setiap sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap siswa siswi didiknya.

“Juga kepada setiap keluarga, tingkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga. Hidupkan nilai-nilai agama di tengah-tengah keluarga. Mari sama-sama berdoa agar Rika kembali,” ujar Riri Damayanti.

Sepupu korban, Reka Putri HS mengatakan, sejak dinyatakan hilang, ia bersama keluarga korban terus mencari, namun korban belum ditemukan.

“Itu sepupu suami aku, yang melaporkan ke polisi kemarin, suami aku dan orangtuanya. Sampai sekarang suami dan keluarga masih keliling nyari,” ungkap Reka.

Ia berharap bagi siapapun yang melihatnya dapat melaporkannya ke pihak keluarganya dengan menghubungi nomor teleponnya 082374688104 atau ke pihak kepolisian terdekat.

Pelajar yang duduk di bangku kelas 3 SMAN 3 Kota Bengkulu ini dilaporkan hilang ke Polsek Selebar dengan laporan polisi nomor : STPL/./XII/2020/SPKT /SEK. Selebar tanggal 19 Desember 2020.

Pelajar tersebut memiliki ciri-ciri rambut lurus pendek, tinggi 155 cm, ada tahi lalat di bawah lubang hidung sebelah kiri, warga jalan RE Martadinata 2 RT 005 RW 027 Kelurahan Pagar Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

Kronologis kejadian berawal pada Rabu 16 Desember 2020. Saat itu Ibunya bernama Sandora Masyuri mengantarnya ke sekolah. Fenia saat itu memakai seragam sekolah dan memakai switer warna hitam dan jilbab warna putih.

Namun sepulang sekolah anak tersebut tidak pulang ke Rumah hingga saat ini dan teman-temannya bernama Yolanda Erika warga RT 018 RW 001 Kelurahan Kandang Mas juga belum pulang ke Rumahnya.

Dalam laporan yang disampaikan ke pihak kepolisian, pelapor menjelaskan bahwa sepengetahuannya tidak ada permasalahan yang dihadapi anaknya sehingga menyebabkan anaknya tersebut pergi meninggalkan rumah.

Kapolsek Selebar Kota Bengkulu AKP Ari Yansah saat dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan dugaan anak hilang tersebut.

“Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan keberadaan anak yang dilaporkan pergi dari rumah tersebut,” kata Kapolsek. [M2]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed