oleh

Keluarga Menolak Divisum

SatuTinta.com, Mukomuko – Sempat heboh, salah satu Pegawai Kantor Badan keuangan Daerah (BKD) di Desa Ujung Padang, Kecamatan Kota Mukomuko, Senin (15/2/2021) meninggal dunia karena bukan tindak pidana.

Kapolres Mukomuko Polda Bengkulu AKBP. Andy Arisandi, SH, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim Iptu. Teguh Ari Aji, S.IK mengatakan, pihak keluarga telah menerima dengan lapang dada dan menolak untuk divisum.

“Pihak keluarga menolak divisum. Kita tidak bisa memaksa. Makanya tidak jadi divisum tadi,” ujar Kapolres, Rabu (17/2/2021).

Kapolres menjelaskan, dugaan sementara pria yang memiliki satu orang istri dan tiga anak ini, murni karena sakit. Usai dibawa ke rumah duka, Almarhum diurus sebagaimana mestinya.

Sekitar pukul 15.00 WIB (15/2/2021), lanjut Kapolres, Almarhum dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Talang Merando Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko.

“Tim Inafis Polres yang melakukan pemeriksaan terhadap mayat di lokasi, secara kasat mata tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh mayat. Barang yang ditemukan di dekat mayat, hanya uang di saku celana Rp 500 ribu. Terdiri uang pecahan Rp 100 ribu sebanyak empat lembar, dan uang pecahan Rp 50 ribu sebanyak dua lembar,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, Almarhum ditemukan pertama kali oleh Arbeni (48) dan Rayowansyah (32). Keduanya anggota Satpol PP Pemkab Mukomuko yang bertugas di Kantor BKD Mukomuko.

Bermula sekitar pukul 07.00 WIB, Arbeni tiba di Kantor BKD Mukomuko untuk melaksanakan piket rutin. Melihat pintu pos bagian luar yang terbuat dari teralis masih terkunci, ia pun membuka pintu utama tersebut.

Sekitar pukul 08.00 WIB, tiba pula di pos jaga, Rayowansyah. Lantaran pintu kamar tidak bisa dibuka dari luar Ia pun mengintip dari jendela kamar. Ia mendapati Almarhum dalam posisi tidur terlentang, mengenakan celana panjang, tidak memakai baju.

Dikira, Almarhaum masih terlelap tidur. Namun hingga sekitar pukul 10.00 WIB, Eko juga tidak kunjung bangun. Akhirnya, sekitar pukul 10.45 WIB, pintu kamar itupun didobrak. Saat kejadian itu, Almarhum pun tidak merespon, tidak bergerak. Dari sinilah diyakini kalau Almarhum saat itu sudah meninggal dunia. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed