oleh

Tagana Ikut Berpartisipasi Melawan Sampah

SatuTinta.com, Bengkulu – Selain bertugas menangani bencana, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Bengkulu juga diharapkan siap membantu program-program pemerintah yang bersifat sosial dan untuk kepentingan orang banyak. Salah satunya seperti program merdeka sampah yang sedang gencar ditangani oleh Pemkot Bengkulu.

Ini disampaikan Staf Ahli Walikota Bengkulu bidang Hukum dan Politik, Hilman Fuadi di acara HUT Tagana Indonesia Ke-17 di Pasir Putih Pantai Panjang Bengkulu, Kamis (25/3/2021) pukul 09.00 WIB.

“Semoga Tagana semangkin profesional dalam penanganan bencana serta harapan kita Tagana lebih maju dan jaya. Selain itu, pula harapan Pemkot Bengkulu Tagana hendaknya ikut berpartisipasi dan berperan di lingkungan tempat tinggalnya dalam penanganan becana, khususnya melawan sampah yang sedang digalakan oleh walikota dan wakil walikota Bengkulu,” sampai Hilman.

Tagana, sambung Hilman harus mendukung program merdeka sampah agar Kota Bengkulu menjadih kota yang bersih, indah, aman, bahagia dan religius.

“Selanjut dalam momemt ini juga saya mengajak relawan Tagana untuk selalu siaga dan introspeksi diri. Merenungkan apa yang sudah diberikan dan apa yang belum diberikan dalam membantu masyarakat dan pemerintah dalam penanganan kebencanaan yang terjadi di masyarakat,” ujarnya.

Kalau semua Tagana berpikir seperti ini, ke depan semangat Tagana akan luar biasa. Sebab, sekarang Tagana bukan hanya show of force dalam membantu masyarakat, tetapi juga harus membangun jejaring komunikasi, penguatan kapasitas, dan tetap eksis, siaga di setiap saat bila dibutuhkan dalam penanganan bencana yang terjadi.

Disisi lain Usai Melakukan acara HUT Tagana Indonesia Ke-17, saat diwawancari ketua Tagana Kota Bengkul, Fahmi Cakra Dwiguna mengatakan, selama 17 tahun mengabdi, Tagana telah memberikan berbagai bantuan dan layanan untuk menolong masyarakat, baik sebelum terjadinya bencana, saat bencana, maupun pasca bencana.

Sebelum terjun ke lapangan, kata dia Tagana dibekali dengan bermacam skill dan kompetensi. Namun, penanganan bencana di lapangan lebih luas dari bekal yang telah dipersiapkan.

“Di lapangan Tagana dituntut berpikir keras agar keperluan masyarakat terpenuhi. Oleh karena itu, Tagana harus cerdas dalam melihat kebutuhan masyarakat, mengidentifikasi potensi masyarakat di luar terdampak bencana, dan harus cerdas dalam mengkomunikasikan dan mengajak masyarakat bersatu,” ujar fahmi.

Hador dalam.upacara HUT Tagana perwakilan dari Dinas Sosial Provinsi Ucup Rahman Kasili, Jamsos Propinsi dan anak–anak pramuka se Kota Bengkulu. Dalam kesempatan ini, Staf Ahli walikota Kota Bengkulu bertindak sebagai Pembina Upacara. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed